Koalisi Mahasiswa Untuk Demokrasi (KOMANDO) Menyoroti Kasus Yang Ada Di Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta

MABESNEWS.COM, Jakarta – Adanya dugaan korupsi yang terjadi di dinas tersebut. Dugaan korupsi yang terjadi di pemprov DKI Jakarta dalam mengelola Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Senilai Rp. 80 Triliun pada tahun 2023 proyek infrastruktur pemprov DKI Jakarta dalam satu decade terakhir suda dilakukan dengan metode e-katalog/e-purchasing penujukan langsung supaya sulit di pantau public.

 

Untuk itu dengan daftar proyek di ruang lingkup Dinas Sumber Daya Air (SDA) yang diduga kuat adanya praktek korupsi besar besaran antara lain Proyek pembangunan tanggul di kali baru timur

 

Pembangunan waduk cilangkap tahun 2022 dan waduk munjul tahun anggaran 2022 dan 2023. PT. Arvirptech konstruksi Indonesia yang dikerjakan untuk dua waduk tersebut dan berada dibawah naungan dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta melalui e-purchasing.

 

Proyek itu diduga tidak memperhatikan harga yang paling ekonomis dan menguntungkan Negara, penyimpangan pelaksanaan di lapangan yang di biarkan oleh pejabat Dinas SDA DKI Jakarta antara lain.

 

Pembanguna waduk cilangkap tahun 2022 menelan biaya Rp. 15.219.315.000 pembangunan waduk cilangkap beserta kelengkapanya tahun 2022 menelan biaya Rp.20.001.741.000 total anggaran pembangunan waduk cilangkap tahun 2022 dan 2023 sebesar Rp 35.221.056.000

Dugaan penyimpangan pembangunan waduk cilangkap tahun 2022 dan tahun 2023 sebagai berikut: di tahun 2023, pekerjaan pemadatan tanah dasar, dengan volume 4.409 harga @Rp.60.000 sangat kemahalan tahun 2023,

 

Pekerjaan kisdam pasir/tanah dibungkus karung,14.804 karung dengan harga per karung @Rp. 19.500 di duga tidak di lakukan alias fiktif, harga pembesian patut diduga karena tidak wajar dan merugikan keuangan Negara. Potensi kerugian Negara akibat permahalan pembesian sebesar Rp.838.291.200 (Rp.502.316.800 +Rp.336.974..400)

 

Terdapat juga proyek proyek di Dinas SDA DKI Jakarta yang nilainya mencapai triliunan Rupiah untuk mendapatkan keuntungan bagi pejabat Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta.

 

Proyek yang dilakukan oleh dinas SDA DKI Jakarta yang memakan anggaran triliunan ini diduga adanya indikasih korupsi atau persekongkolan jahat dalam proyek pembangunan waduk di beberapa wilayah.

 

Oleh karena itu berdasarkan dengan keterangan di atas maka dengan ini kami menyatakan sikap sebagai berikut:

 

1. Mendesak KPK RI segera panggil dan periksa kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Yuzmada Faisal untuk di periksa terkait dengan dugaan kasus korupsi pada proyek pembangunan waduk cilangkap tahun 2022-2023

 

2. Mendesak KPK RI segera telusuri pekerjaan pemadatan tanah dasar dengan volume 4.409 harga @Rp.60.000 sangat kemahalan di tahun 2023, pekerjaan kisdam pasir/tanah di bungkus karung 14.804 karung dengan harga per karung @Rp. 19.500 di duga tida di lakukan atau fiktif

 

3. Mendesak KPK RI segera bentuk tim investigasi untuk menelusuri dugaan kasus korupsi pada Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta yang merugikan keuangan Negara

 

4. KPK RI segera jemput paksa kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta untuk memintai keterangan terkait dengan pembangunan waduk cilangkap pada tahun 2022-2023 yang diduga kuat di korupsi oleh pejabat di Dinas SDA DKI Jakarta

 

(Anto/Red)